Pemprov Jateng Gelontorkan Rp247,6 M untuk Insentif Guru Ngaji dan Madrasah Diniyah

Ahmad Antoni
ilustrasi aktivitas guru mengajar ngaji. (antara)

SEMARANG, iNews.id - Sebanyak 206.302 guru ngaji dan madrasah diniyah (madin) menerima insentif dari Pemprov Jawa Tengah. Mereka mendapat insentif sebesar Rp1,2 juta per tahun. 

Sepanjang 2022 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp247,6 miliar untuk insentif guru ngaji dan madin. 

Sejak awal bergulirnya program itu di 2019, guru ngaji dan madin yang menerima insentif terus bertambah tiap tahunnya. Di 2019, sebanyak 171.131 guru ngaji dan madin yang menerima insentif. Jumlah itu bertambah jadi 204.125 di 2020 dan bertambah lagi di 2021 menjadi 205.655 penerima.

Gubernur JatengGanjar Pranowo menyebut insentif itu merupakan komitmen untuk menyejahterakan pengajar keagamaan. Di akhir 2022, Ganjar melakukan percepatan serapan anggaran agar insentif tersalurkan.

“Akhir tahun kita genjot semuanya. Pokoknya OPD-OPD yang masih merah, belum selesai, sekarang kita genjot. Beberapa hal yang bisa kita kejar, bisa kita kejar. Termasuk eksekusi itu (insentif guru ngaji dan madin)," kata Ganjar, Kamis (29/12/2022).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kabar Baik! Denda Pajak Kendaraan dan Progresif di Jateng Dibebaskan Mulai 21 September

2 bulan lalu

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

3 bulan lalu

Guru Ngaji Gadungan di Boyolali Tipu Warga Rp105 Juta, Diganti Uang Mainan

3 bulan lalu

Beredar Kabar PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, BKD Jateng Bongkar Faktanya

3 bulan lalu

16 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, Puluhan Ribu Warga Butuh Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal