Sebelumnya, Helikopter Mi-17 milik Penerbad jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026). Musibah terjadi saat helikopter tengah mengambil air di perairan untuk operasi pengeboman air (water bombing).
Insiden kecelakaan Helikopter Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengakibatkan tiga prajurit gugur.
Identitas tiga prajurit gugur yaitu Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, serta Sertu Anumerta Heri Prasetyo. Sedangkan lima personel lainnya selamat dan kini menjalani perawatan medis.