Peternak Merugi, 15.000 Ayam Dibagikan Gratis di Kendal hingga Jadi Rebutan Warga

iNews TV
Ribuan warga berebut 15.000 ekor ayam gratis yang dibagikan peternak di Alun-Alun Kendal, Jawa Tengah, Senin (10/8/2026), sebagai bentuk protes atas tingginya harga pakan dan anjloknya harga telur di tingkat peternak. (Foto: iNews TV/EDDIE PRAYITNO)

Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal Suwardi mengatakan kondisi peternak saat ini jauh dari menguntungkan. Harga pakan disebut mengalami kenaikan sekitar 25 persen sehingga biaya produksi terus meningkat.

"Harga pakan sekarang sekitar Rp7.600 per kilogram, sedangkan harga telur hanya Rp19 ribu sampai Rp20 ribu per kilogram. Dengan kondisi seperti ini peternak terus merugi setiap hari," ujarnya.

Menurut Suwardi, harga telur yang dianggap layak agar peternak mampu menutup biaya produksi sekaligus mendapatkan keuntungan berada di kisaran Rp26.500 per kilogram.

Selisih harga tersebut membuat banyak peternak mulai kesulitan membiayai operasional kandang. Sekitar 70 persen biaya produksi peternakan ayam petelur disebut berasal dari pembelian pakan. Karena itu, penurunan harga pakan menjadi salah satu tuntutan utama para peternak kepada pemerintah.

Selain meminta harga pakan ditekan, peternak mendesak pemerintah memperpanjang program bantuan stabilisasi pakan. Saat ini, bantuan untuk peternak kecil hanya berlangsung selama lima bulan. Sementara peternak menengah menerima bantuan selama dua bulan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 jam lalu

Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai Keriting hingga Daging Ayam Kompak Melejit

11 hari lalu

Harga Cabai hingga Daging Ayam Naik Lagi Hari Ini, Cek Rinciannya!

1 bulan lalu

Pemerintah Tetapkan Harga Telur Ayam Rp24.000 di Tingkat Peternak

1 bulan lalu

Harga Telur dan Ayam Anjlok, Peternak Jual Murah demi Selamatkan Usaha

2 bulan lalu

Harga Telur di Tingkat Peternak Anjlok, Bapanas Siap Intervensi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal