Potret Pilu Nenek di Banyumas Mengais Padi Sisa Panen karena Harga Beras Mahal

Saladin Ayyubi
Seorang nenek mengais gabah padi sisa panen dampak mahalnya harga beras. (Saladin Ayyubi)

BANYUMAS, iNews.id - Warga kurang mampu di Kabupaten Banyumas mengais padi sisa panen di sawah. Mereka melakukan pekerjaan itu karena tidak stabilnya harga beras.  

Begitulah potret memilukan warga pengais gabah padi sisa panen di area sawah yang tengah dipanen oleh pemilik sawah di Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas.

Mereka telah menggeluti pekerjaan ini sejak lama di mana kondisi harga beras  mengalami kenaikan. Semula pekerjaan ini dilakukan beberapa orang, namun lama kelamaan banyak yang menjadi pengais padi sisa panen karena hasilnya cukup lumayan.
 
Bermodalkan caping, kayu dan karung, mereka berada di area sawah mengais satu per satu gabah yang tertinggal usai dipanen. Batang padi bekas dipanen ini di pukul dengan kayu.

Gabah-gabah yang rontok dan bercampur tanah itu kemudian dipunguti. “Dalam sehari bisa memperoleh dua kilogram hingga 10 kilogram jika sedang beruntung,” kata Simpen, Selasa (7/3). 

Meski panas terik, namun bagi mereka mengais sisa padi hasil panen tidak membuat surut semangat. Pasalnya selain hasil yang lumayan, kondisi mahalnya beras membuat mereka terpaksa turun ke sawah usai petani panen.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral Pelajar Banyumas Tewas Dilempar Balok Kayu gegara Knalpot Brong, Polisi Bongkar Makam

3 hari lalu

Makam Pelajar 14 Tahun di Banyumas Dibongkar Polisi, Diduga Kematian akibat Kekerasan

23 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

24 hari lalu

Pengacara Sutrimo Sambangi Rumah Eks Jampidsus Febri Ardiansyah, Ini yang Dicari

31 hari lalu

Ekshumasi Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus, Tim Forensik Libatkan Ahli DNA hingga Psikologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal