”Barang tersebut dimasukkan dalam deodorant dan odol. Pelaku berencana mengunjungi warga binaan, napi curanmor. Pelaku dan barang buktinya kita tahan sementara dan langsung menghubungi polres,” kata Yosef.
Dia menjelaskan, pihaknya tidak main-main terkait kasus narkoba. Dia menegaskan komitmennya membersihkan nama Lapas Sragen yang sering dianggap jadi sarang narkoba. ”Lapas Sragen tidak main-main dengan narkoba,” tandasnya.
Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih mendalami perkara tersebut untuk kepentingan penyelidikan.