“Kejadiannya pagi bangun tidur dia minta duit nggak tak kasih, tahu-tahu pas saya lempar celana ada uang Rp1.500. Dia ambil terus buat mainan, katanya di atas kepala terus dia bilang masuk ke mulut,” kata Ernawati.
“Saya panik, saya gedok-gedok (pukul) bagian punggung tapi nggak bisa keluar, makanya saya panik. Saya minta tolong ke mertua diminta dibawa ke RSUD terus dirontgen dan memang ada,” katanya.
Sementara pada Kamis (4/11/2021) pagi, Lurah Pasarbatang membawa Fatan dan ibunya ke RSUD Brebes untuk menjalani pemeriksaan.
Lurah Pasarbatang Kusuma Edi mengatakan pihaknya mengusulkan agar Ernawati dan Fatan menjadi peserta BPJS karena terdaftar dalam daftar terpadu kesejahteraan sosial (DTKS)
“Sebenarnya kejadiannya pada tanggal 20 Oktober, tapi kami baru diberitahu tadi malam sehingga langsung kami tangani. Kami sesuaikan dengan kondisi terakhir yang bersangkutan dan ditangani RSUD,” kata Kusuma.