Tradisi Likuran di Pemalang, Membangun Keharmonisan Masyarakat lewat Serabi

Suryono Sukarno
Warga Desa Penggarit Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang saat membuat serabi di depan rumah dalam tradisi Likuran. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo mengatakan, tradisi Likuran merupakan kearifan lokal sejak zaman dulu. Setiap tahun di bulan Ramadan menjelang Lebaran, warga ada kegiatan yang dinamakan Serabi Likuran. Masyarakat membuat serabi sendiri kemudian diberi kuah kinco atau kuah dari gula arèn dan diberi santan kelapa muda. 

“Serabi-serabi ini diberikan atau diantar ke tetangga. Demikian pula para tetangga lain yang membuat serabi,” kata Imam Wibowo. 

Hal ini menjadi media komunikasi dan silaturahmi, serta menjaga kerukunan. Sekaligus menyambut hari raya Lebaran dengan bahagia. Tradisi yang sempat nyaris punah kemudian dihidupkan lagi. Kegiatan yang digelar di salah satu ruas jalan Desa Penggarit sepanjang 1 kilometer, puluhan  orang pembuat serabi. 

Dalam masa pandemi Covid-19, tradisi Likuran tetap menerapkan protokol kesehatan. Pemuda berkeliling memberikan himbauan sambil membagikan masker. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pilkades Berujung Duka, Ketua BPD Kalirandu Pemalang Tiba-Tiba Ambruk saat Sambutan

22 hari lalu

Tak Ditahan, 2 Bocah SD Pelaku Perundungan Maut di Pemalang Dihukum Rehabilitasi

23 hari lalu

Nenek 60 Tahun di Pemalang Tercebur Sumur 12 Meter, Tewas saat Dievakuasi

24 hari lalu

Kronologi 2 Pekerja Bangunan Tewas Tertimbun Longsoran Tebing 4 Meter di Pemalang

25 hari lalu

Tebing Galian Fondasi Longsor di Pemalang, 2 Pekerja Bangunan Tewas Tertimbun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal