Tradisi Likuran di Pemalang, Membangun Keharmonisan Masyarakat lewat Serabi

Suryono Sukarno
Warga Desa Penggarit Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang saat membuat serabi di depan rumah dalam tradisi Likuran. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo mengatakan, tradisi Likuran merupakan kearifan lokal sejak zaman dulu. Setiap tahun di bulan Ramadan menjelang Lebaran, warga ada kegiatan yang dinamakan Serabi Likuran. Masyarakat membuat serabi sendiri kemudian diberi kuah kinco atau kuah dari gula arèn dan diberi santan kelapa muda. 

“Serabi-serabi ini diberikan atau diantar ke tetangga. Demikian pula para tetangga lain yang membuat serabi,” kata Imam Wibowo. 

Hal ini menjadi media komunikasi dan silaturahmi, serta menjaga kerukunan. Sekaligus menyambut hari raya Lebaran dengan bahagia. Tradisi yang sempat nyaris punah kemudian dihidupkan lagi. Kegiatan yang digelar di salah satu ruas jalan Desa Penggarit sepanjang 1 kilometer, puluhan  orang pembuat serabi. 

Dalam masa pandemi Covid-19, tradisi Likuran tetap menerapkan protokol kesehatan. Pemuda berkeliling memberikan himbauan sambil membagikan masker. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
16 hari lalu

Pasar Belik Hangus Terbakar, Pemkab Pemalang Siapkan Pasar Darurat

1 bulan lalu

Siswa SMP Meninggal Diduga Korban Bullying saat MPLS di Pemalang, Keluarga Minta Keadilan

1 bulan lalu

Tragis! Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Diduga Korban Bullying saat MOS

2 bulan lalu

Viral 2 Pria Digerebek Warga di Comal Pemalang, Diduga Pasangan Sesama Jenis

3 bulan lalu

Haru dan Bahagia, Menag Nasaruddin Umar Hadiri Nikah Massal Gratis di Pemalang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal