Setelah sekitar 2 jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali muncul.
Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan korban.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi untuk memastikan situasi aman, melakukan pengecekan awal, mendata korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat, khususnya korban yang membutuhkan pertolongan,” ujar Kompol Hengky.
Dari pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas LPG yang kemudian menyambar sumber api di dalam rumah. Namun, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Untuk penyebab kebakaran masih kami dalami. Kami tidak ingin menyimpulkan terlalu dini. Petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan memeriksa kondisi di lokasi untuk mengetahui secara pasti bagaimana kebakaran tersebut terjadi,” katanya.
Polisi juga menemukan sejumlah instalasi listrik rumah tangga dalam kondisi terbakar di lokasi kejadian. Garis polisi telah dipasang untuk mendukung proses pemeriksaan. Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah mengalami kerusakan berat. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.