Warga Demak Sulap Area Sawah Rusak Terdampak Proyek Tol Jadi Tanah Kapling Rumah

Sukmawijaya
Warga Desa Dukun, Kecamatan Karangtengah menjual sawahnya untuk tanah kapling rumah. (iNews/Sukmawijaya)

DEMAK, iNews.id – Dampak proyek pembangunan tol Semarang-Demak selama dua tahun ini membuat sebagian sawah warga rusak. Warga pun telah mengubah area sawah menjadi tanah kapling rumah.

Beberapa petani yang masih bertahan berharap ada pembenahan drainase atau irigasi. Seperti halnya yang dialami Hadi Midullah, petani asal Desa Dukun, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. 

Khawatir terus merugi, Hadi memutuskan menjual sawahnya untuk tanah kapling. Dia pun menghurug sebagian sawahnya sambil menunggu pembeli yang tertarik membangun rumah di pinggir sawah.

“Persoalan sawah tergenang air dampak dari proyek jalan tol Semarang-Demak menjadi masalah serius. Sempat beberapa petani menyampaikan persoalan ini ke pihak pelaksana proyek jalan tol, namun sampai sekarang belum ada realisasi yang menguntungkan bagi petani,” kata Hadi, Senin (7/3/2022).

Kondisi ini menyebabkan beberapa petani putus asa hingga sebagian warga merubah sawahnya menjadi kolam ikan. Mereka berharap dapat meraup keuntungan lebih dari pembiakan perikanan darat.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
23 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Sri Lestari Korban Pembunuhan Sadis di Demak

23 hari lalu

Kasus Mayat Perempuan Dibakar di Demak, Keluarga Minta Pembunuhnya Dihukum Berat

23 hari lalu

Adik Sri Lestari Tak Menyangka Jasad Terbakar di Pos Ronda Demak Ternyata Kakaknya

23 hari lalu

Misteri Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Terungkap, Pembunuh Ditangkap

1 bulan lalu

Hilang 4 Hari, Remaja 15 Tahun di Takalar Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal