4 Fakta Terbaru Kematian Guru SD Sekeluarga di Malang akibat Jerat Utang, Nomor 3 Miris

Avirista Midaada
Polisi saat olah TKP kasus kematian guru SD sekeluarga di Malang. (Foto: MPI/Avirista M)

MALANG, iNews.id - Fakta terbaru terungkap usai sebulan kasus kematian guru SD sekeluarga di Malang akibat jerat utang. Ketiga korban yakni pasangan suami istri (pasutri) berinisial WE (44) dan S (40) serta satu anak mereka berinisial R (12).

Mereka ditemukan tewas dalam rumah di Gang Sunan Drajad RT 3 RW 10 Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (14/12/2024). Hasil penyelidikan, WE diduga memberikan minuman teh kemasan bercampur racun obat antinyamuk kepada istri dan anaknya

4 Fakta Terbaru Kematian Guru SD Sekeluarga di Malang:

1. Temuan teh kemasan di TKP

Berdasarkan pemeriksaan medis melalui laboratorium forensik (Labfor) diketahui teh kemasan ditemukan di lokasi kejadian. Minuman teh ini telah dicampur dengan obat antinyamuk yang diminum korban S dan R.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, minuman teh kemasan dicampur dengan obat antinyamuk agar rasanya tidak terlalu pahit. Dari minuman campuran yang diminum inilah kedua korban meregang nyawa di atas kasur kamar bagian belakang rumah.

"Jadi kalau boleh kami berpendapat mungkin pada saat menuangkan antinyamuk tersebut, itu dicampur dengan teh kemasan  untuk menghilangkan rasa sepet, rasa pahit dan lain sebagainya untuk menghilangkan aroma," ujar Gandha Syah Hidayat, Rabu (10/1/2024).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Hilang 4 Hari, Pegawai Koperasi di Lampung Utara Ditemukan Tewas di Kebun Singkong

4 hari lalu

Cekcok karena Cemburu, Mahasiswa asal Papua Selatan Tewas Ditikam Teman di Malang

6 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kabupaten Malang Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya!

12 hari lalu

Gegara Tagih Utang Rp3 Juta, Perangkat Desa di Probolinggo Dibacok hingga Terluka Parah

18 hari lalu

Pria di Lhokseumawe Diculik gegara Utang Bisnis Rp124 Juta, 2 Pelaku Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal