4 Fakta Terbaru Kematian Guru SD Sekeluarga di Malang akibat Jerat Utang, Nomor 3 Miris

Avirista Midaada
Polisi saat olah TKP kasus kematian guru SD sekeluarga di Malang. (Foto: MPI/Avirista M)

2. Sampel racun antinyamuk ditemukan di lambung korban 

Polisi memastikan penyebab kematian S dan R karena racun antinyamuk. Sampel obat antinyamuk diambil dari sampah sisa obat sasetan yang ditemukan di TKP dan potongan lambung kedua korban dari hasil autopsi.

"Hasil pengujian, mohon maaf lambung atau potongan lambung dari almarhumah saudari R dan saudari S, ini identik, sesuai dengan petunjuk di TKP tempat sampah, itu ada bungkus salah satu merek obat antinyamuk dan bekas botol karton teh kotak," kata Gandha Syah Hidayat.

3. Suami jadi dalang cekoki racun ke istri dan anak 

Selama nyaris tiga pekan berspekulasi kematian tiga orang satu keluarga guru di Malang, akhirnya penyebab pasti terungkap dari hasil labfor. Termasuk dari hasil proses autopsi kepada ketiga jasad satu keluarga tersebut.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menyebut, pemeriksaan labfor dilakukan guna memastikan siapa yang meminumkan racun ke korban berinisial S dan R, mengingat dugaan awal sang istri meminum racun antinyamuk itu sendiri.

"Tidak ada campur tangan almarhumah R maupun almarhumah S. Jadi berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik tersebut, sudah jelas yang meminumkan ke ibu dan anak, memegang gelas terakhir almarhum Bapak W," ucap Gandha Syah Hidayat saat ditemui di Mapolres Malang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Hilang 4 Hari, Pegawai Koperasi di Lampung Utara Ditemukan Tewas di Kebun Singkong

4 hari lalu

Cekcok karena Cemburu, Mahasiswa asal Papua Selatan Tewas Ditikam Teman di Malang

6 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kabupaten Malang Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya!

12 hari lalu

Gegara Tagih Utang Rp3 Juta, Perangkat Desa di Probolinggo Dibacok hingga Terluka Parah

18 hari lalu

Pria di Lhokseumawe Diculik gegara Utang Bisnis Rp124 Juta, 2 Pelaku Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal