Bea Cukai Amankan 413 Ton Beras dan Garam yang Diimpor dari India Senilai Rp7,8 Miliar

iNews
Bea Cukai Kanwil Jawa Timur I mengamankan 413 ton beras dan garam di Terminal Petikemas Surabaya. (Foto: iNews).

Sementara itu, sampel lainnya teridentifikasi sebagai beras dengan komposisi butir yang berbeda pada masing-masing sampel. Total nilai beras dan garam yang diamankan tersebut mencapai lebih dari Rp7 miliar.

Bea Cukai menyebut perbedaan antara barang dan dokumen kepabeanan mengindikasikan adanya modus misdeclaration atau pemberitahuan yang tidak benar. Dalam kasus ini, barang yang seharusnya diberitahukan sebagai ammonium chloride justru berupa beras dan garam.

"Nilai barang sekitar Rp7,853 niliar, kemudian ada potensi kerugian negara dari pajak fiskal," ujar Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I, Rusman Hadi di lokasi.

Petugas kemudian melakukan pencegahan dan penyegelan terhadap barang tersebut untuk kepentingan proses penyidikan. Bea Cukai juga masih mendalami keterkaitan importir dan pihak yang menandatangani dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB).

Penelitian dan penyidikan masih dilakukan untuk menentukan unsur pelanggaran serta tindak lanjut hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
22 jam lalu

Bea Cukai Sita 1.435 Bal Pakaian Bekas Ilegal, Suahasil: Rugikan Industri hingga Konsumen

5 hari lalu

Razia Gabungan di Lapas Kendari, 3 HP dan Instalasi Kabel Ilegal Ditemukan

13 hari lalu

Bea Cukai Mataram Musnahkan 6,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp8,3 Miliar

2 bulan lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

2 bulan lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal