Bea Cukai Amankan 413 Ton Beras dan Garam yang Diimpor dari India Senilai Rp7,8 Miliar

iNews
Bea Cukai Kanwil Jawa Timur I mengamankan 413 ton beras dan garam di Terminal Petikemas Surabaya. (Foto: iNews).

SURABAYA, iNews.id - Bea Cukai Kanwil Jawa Timur I mengamankan 413 ton beras dan garam di Terminal Petikemas Surabaya. Komoditas pangan yang diimpor dari India tersebut dalam dokumen kepabeanan justru diberitahukan sebagai ammonium chloride.

Penindakan bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan ketidaksesuaian antara barang yang diimpor dan dokumen kepabeanan. Barang tersebut diimpor PT TI dari India dan diberitahukan sebagai ammonium chloride feed grade low grade.

Dalam dokumen kepabeanan, barang yang diimpor tercatat sebanyak 8.250 bag dengan berat total 413 ton. Meski masuk melalui jalur hijau, petugas Bea Cukai tetap melakukan penelitian dan pemeriksaan fisik setelah menerima informasi tersebut.

Hasil pemeriksaan menemukan dua jenis barang yang berbeda dari pemberitahuan dalam dokumen. Petugas menemukan 4.049 bag beras dengan berat 202.450 kilogram serta 4.220 bag garam dengan berat 211.000 kilogram.

Untuk memastikan jenis komoditas tersebut, Bea Cukai melakukan pengujian laboratorium. Hasilnya, sampel butiran putih memiliki kandungan natrium klorida atau NaCl hingga 98,81 persen sehingga teridentifikasi sebagai garam.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
9 jam lalu

Bea Cukai Sita 1.435 Bal Pakaian Bekas Ilegal, Suahasil: Rugikan Industri hingga Konsumen

4 hari lalu

Razia Gabungan di Lapas Kendari, 3 HP dan Instalasi Kabel Ilegal Ditemukan

12 hari lalu

Bea Cukai Mataram Musnahkan 6,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp8,3 Miliar

2 bulan lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

2 bulan lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal