Dalam insiden tersebut, BM yang berusaha melerai pertikaian justru menjadi korban. Selain menyebabkan korban luka, bentrokan juga mengakibatkan dua mobil milik warga mengalami kerusakan, termasuk kendaraan milik Mustofa.
Menerima laporan kejadian itu, polisi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik kendaraan yang dirusak.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan beberapa selongsong peluru serta dua bilah senjata tajam yang diduga digunakan saat bentrokan.
Mustofa mengaku telah menyampaikan seluruh kronologi kejadian kepada penyidik Polres Bangkalan. "Sudah saya ceritakan ini ke kepolisian dari Polres. Seperti itu ya. Sudah saya ceritakan di BAP. Sudah saya ceritakan semuanya. Saya enggak memastikan, cuma sekilas ada lima mobil. Yang dirusak mobil saya dan mobil kakak saya," ujar Mustofa.
Saat ini, Satreskrim Polres Bangkalan masih menyelidiki kasus penembakan dan pengrusakan tersebut, termasuk memburu para pelaku yang terlibat.
Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, personel gabungan TNI dan Polri disiagakan di sekitar lokasi kejadian. Sementara dua mobil yang mengalami kerusakan telah diamankan ke Mapolres Bangkalan sebagai barang bukti.