Dicap Londo Ireng, Wartawan Malang Raya Demo Protes Pernyataan Presiden

iNews TV
Wartawan Malang Raya demo di Bundaran Tugu Kota Malang dengan membawa poster “Kami Bukan Londo Ireng” dan menuntut Presiden Prabowo meminta maaf. (Foto: iNews TV/DENI IRWANSYAH)

Massa menegaskan kritik yang disampaikan wartawan bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah. Kritik merupakan bagian dari tugas pers sebagai salah satu pilar demokrasi dan sarana kontrol terhadap penyelenggaraan negara.

Menurut peserta aksi, pejabat publik harus bersedia menerima kritik karena menjalankan mandat dari rakyat. Pemerintah juga diminta tidak memberikan stigma negatif terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat. Para wartawan berharap tuntutan tersebut mendapat tanggapan dan menjadi pengingat agar kebebasan pers tetap dihormati.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

IJTI Respons Pernyataan Prabowo: Pers Pilar Demokrasi, Bukan Londo Ireng

4 hari lalu

Prabowo Sebut Londo Ireng Masih Ada: Kini Pakai Baju Wartawan, Pengamat hingga LSM

17 hari lalu

Bachtiar Nasir: Jurnalis Muslim Harus Jadi Jembatan Informasi Indonesia dan Dunia Islam

5 bulan lalu

Riset IJTI: AI Permudah Kerja, tapi Tak Bisa Gantikan Jurnalis

4 hari lalu

Perpres Diteken Prabowo, Kejari Pangandaran Segera Berdiri di Parigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal