Dugaan Penyekapan Gadis Pegawai Toko di Malang, Polisi: Kami Masih Kaji dan Teliti

Avirista Midaada
Seorang gadis penjaga toko di Malang mengaku disekap majikan 10 hari. (ilustrasi)

MALANG, iNews.id - Polisi masih mendalami dugaan penyekapan terhadap gadis 18 tahun di Malang. Korban GF, pegawai toko mengaku disekap majikan selama 10 hari gegara tak bisa memenuhi target penjualan Rp40 juta per hari. 

Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi mengungkapkan, masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait dugaan penyekapan oleh sang majikan ini. Pihaknya masih akan mengkaji dari laporan yang dilayangkan remaja asal Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini. 

"Kita masih mengkaji dan meneliti, dan itu masih dalam bentuk pengaduan," kata Donny, Kamis (31/3/2022).

Mantan Kasatreskrim Polres Blitar ini menjelaskan, pendalaman dilakukan guna menelusuri adanya dugaan tindak pidana penyekapan yang diadukan saksi korban. "Kita masih mendalami, dengan nantinya meminta keterangan saksi-saksi," bebernya.

Di sisi lain, kuasa hukum korban Agus Subyantoro mengakui bila perkara yang dilaporkan ke Mapolres Malang baru berstatus pengaduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). "Belum ada laporan, masih bentuk pengaduan di SPKT Polres Malang. Sesuai SOP-nya memang begitu," ujar Agus terpisah.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap di Rekonstruksi, Taufik Hidayat Obati Luka YTR Takut Korban Meninggal

57 tahun lalu

Rekonstruksi Penyiksaan YTR, Taufik Hidayat Peragakan 21 Adegan Aniaya Korban

57 tahun lalu

Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar, Tersangka Akui Perbuatan di 6 TKP

57 tahun lalu

3 Jaksa Hadiri Rekonstruksi Penyiksaan YTR di Polda Jabar, Proses Hukum Dipercepat

57 tahun lalu

Taufik Hidayat Tersangka Penganiaya dan Penyekap YTR Jalani Rekonstruksi Tertutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal