Heboh Praktik Dukun Samsudin di Blitar, Ansor: Ngaku Gus Harus Jelas Nasabnya

Ihya Ulumuddin
Bendahara Ansor Jatim M Fawait. (istimewa).

"Demikian juga dengan istilah gus. Itu adalah sebutan untuk anak kiai di Pulau Jawa. Untuk menghormati bapaknya yang seorang kiai. Jadi tidak boleh sembarangan menyebut seseorang sebagai gus. Cari tahu dulu dia anak kiai siapa, di mana pondok pesantrennya," ujar Fawait.

Presiden Laskar Sholawat Nusantara ini mengungkapkan, segala hal itu harus diposisikan sesuai pada tempatnya, termasuk istilah atau penyebutan kiai atau gus dalam kehidupan bermasyarakat. Dia mengingatkan, sebutan kiai, gus, lora atau yek merupakan sebuah penghormatan dan sarat maknanya. Karena itu harus disematkan kepada orang yang tepat dan memang berhak.

"Banyak kasus terjadi, orang yang melakukan praktik perdukunan menyebut dirinya kiai atau gus. Hal itu untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Tapi ujung-ujungnya mencari keuntungan pribadi. Ini tentu merugikan kiai dan gus yang benar-benar asli," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim tersebut.

Diketahui pemilik Padepan Nur Zat Sejati menyebut dirinya Gus Samsudin. Belakangan namanya ramai dibicarakan setelah praktik perdukunannya dibongkar pesulap merah yang ditengarai hanya trik dan bukan asli. 

Tak hanya itu, warga sekitar padepokan juga geram dan meminta padepokan tersebut ditutup. Pasalnya, praktik yang dilakukan laki-laki yang menyebut dirinya Gus Samsudin Jadab merupakan penipuan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
13 hari lalu

Guru Ngaji Gadungan di Boyolali Tipu Warga Rp105 Juta, Diganti Uang Mainan

15 hari lalu

Sembunyi, 3 Pelaku Penipuan Penggandaan Uang Rp1 Miliar Ditangkap di Hotel Pasuruan

15 hari lalu

Polres Lumajang Ungkap Penipuan Modus Penggandaan Uang, Korban Kehilangan Rp1 Miliar

15 hari lalu

Janjikan Loker di Pemkot Surabaya Minta Rp20 Juta, 2 Pegawai Non-ASN Dipecat

20 hari lalu

2 Oknum Polda Jambi Diduga Tipu Belasan Calon Bintara Polri, Korban Rugi Miliaran Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal