Seiring kondisi karhutla yang terkendali, tiga helikopter yang digunakan dalam operasi pemadaman, yakni PK-DAP, PK-DBM, dan PK-DAN, telah kembali ke Bandara Abdulrachman Saleh untuk bersiaga.
Operasi penanganan karhutla melibatkan BNPB, BPBD Jatim, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Polhut, TNI/Polri, BMKG Juanda, serta BPBD dan pemadam kebakaran dari sejumlah kabupaten/kota.
Sejumlah relawan juga ikut membantu, termasuk relawan peduli api, Manggala Agni, dan masyarakat setempat.
Meski api telah padam, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara maupun titik api baru di kawasan yang sebelumnya terbakar.