Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

iNews
Rekaman CCTV memperlihatkan suasana di Puskesmas Kwanyar saat seorang kepala desa diduga menganiaya perawat. (Foto: Tangkapan layar CCTV).

BANGKALAN, iNews.id - Seorang perawat Puskesmas Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, bernama Miftahul Khoir, melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang kepala desa berinisial SU. Insiden tersebut diduga dipicu kemarahan pelaku karena tidak mendapatkan salep yang diinginkannya saat berobat.

Peristiwa itu terekam kamera CCTV di Puskesmas Kwanyar. Dalam rekaman, SU terlihat emosi dan marah-marah sebelum diduga melakukan pemukulan terhadap Miftahul Khoir.

Miftahul menuturkan, kejadian bermula ketika SU datang ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan luka yang berkaitan dengan penyakit diabetes yang dideritanya. Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan, SU menerima obat-obatan dari petugas medis.

Namun, saat memeriksa obat yang diterimanya, SU diduga marah karena tidak menemukan salep yang biasa digunakannya. Padahal, menurut Miftahul, persediaan salep tersebut sedang kosong.

SU kemudian menuding petugas puskesmas tidak memberikan pelayanan yang baik. Meski petugas medis lain berusaha menenangkan dan meminta maaf apabila terdapat kesalahan, situasi tetap memanas hingga berujung dugaan pemukulan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
21 hari lalu

Viral Pertengkaran Emak-Emak di Bangkalan Berujung Penganiayaan di Depan Anak

11 hari lalu

Kasus Dokter Spesialis Aniaya Perawat di Cirebon Naik Penyidikan, 5 Orang Diperiksa

12 hari lalu

Dokter Spesialis di Cirebon Diduga Aniaya Perawat karena Cemburu Korban Punya Pacar Baru

12 hari lalu

2 Bocah di Karawang Diduga Aniaya Balita 3 Tahun hingga Masuk Rumah Sakit

12 hari lalu

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal