Oksigen di Malang Menipis, Wali Kota Minta Distributor Prioritaskan Rumah Sakit 

Deni Irwansyah
Avirista Midaada
Pasokan oksigen menipis, distributor diminta prioritaskan suplai rumah sakit. (ilustrasi).

Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk memantau distribusi oksigen di lapangan. Harapannya, tidak ada penimbunan atau bahkan permainan harga di tengah kebutuhan oksigen yang cukup tinggi. 

"Tadi Malang sudah dikontak para dokter. Hari ini mungkin perlu dengan pak Kapolres dan Forkopimda akan ngecek. Jangan sampai ada kelangkaan," ujarnya. 

Diketahui stok tabung oksigen di Kota Malang sulit dijumpai sejak sepekan terakhir. Bahkan, antrean warga mengisi tabung oksigen di penjual tabung oksigen juga cukup banyak. 

Bila sebelum ada Covid-19 sebanyak 10-15 kali permintaan per hari. Saat ini permintaan naik menjadi 30-45 kali per hari. Akibatnya, lonjakan harga tabung oksigen pun kian tinggi, tercatat pengisian tabung oksigen kemasan 1 meter kubik saja dibanderol Rp65.000. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
25 hari lalu

Perawat di Probolinggo Dianiaya Satpam di Parkiran Rumah Sakit, Wajah Luka-Luka

26 hari lalu

Bareskrim Bongkar Peredaran Permen Narkoba asal Inggris di Malang, 1 Orang Ditangkap

31 hari lalu

Kronologi Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Teman di Malang, Berawal dari Miras Berujung Cekcok

2 bulan lalu

Ngeri! Kakek di Malang Tewas Terlindas KA Arjuno Ekspres usai Rebahan di Rel

2 bulan lalu

Bakal Punya Dua Rumah Sakit Berstandar Internasional, Singkawang Dilirik Investor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal