Oksigen di Malang Menipis, Wali Kota Minta Distributor Prioritaskan Rumah Sakit 

Deni Irwansyah
Avirista Midaada
Pasokan oksigen menipis, distributor diminta prioritaskan suplai rumah sakit. (ilustrasi).

Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk memantau distribusi oksigen di lapangan. Harapannya, tidak ada penimbunan atau bahkan permainan harga di tengah kebutuhan oksigen yang cukup tinggi. 

"Tadi Malang sudah dikontak para dokter. Hari ini mungkin perlu dengan pak Kapolres dan Forkopimda akan ngecek. Jangan sampai ada kelangkaan," ujarnya. 

Diketahui stok tabung oksigen di Kota Malang sulit dijumpai sejak sepekan terakhir. Bahkan, antrean warga mengisi tabung oksigen di penjual tabung oksigen juga cukup banyak. 

Bila sebelum ada Covid-19 sebanyak 10-15 kali permintaan per hari. Saat ini permintaan naik menjadi 30-45 kali per hari. Akibatnya, lonjakan harga tabung oksigen pun kian tinggi, tercatat pengisian tabung oksigen kemasan 1 meter kubik saja dibanderol Rp65.000. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
14 hari lalu

Ngeri! Kakek di Malang Tewas Terlindas KA Arjuno Ekspres usai Rebahan di Rel

16 hari lalu

Bakal Punya Dua Rumah Sakit Berstandar Internasional, Singkawang Dilirik Investor

17 hari lalu

Polisi Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Malang dan Kediri, 2 Tersangka Ditangkap

25 hari lalu

Kondisi Terkini Wali Kota Bandung Farhan Stabil, Dokter Masih Observasi Medis

26 hari lalu

Kronologi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal