Pembunuhan Terapis di Mojokerto Terencana, Korban Dihabisi saat Berhubungan Badan 

Sholahudin
Pelaku melakukan reka ulang pembunuhan terhadap seorang terapis, Rabu (10/3/2021). (Foto: iNews.id/Sholahudin).

Sementara teman korban yang mendengar teriakan Ambarwati, mendatangi korban. Tujuannya memberikan pertolongan. Namun dia justru ikut ditusuk dan mengenai telinga. 

Setelah membunuh, tersangka membuang pisau di ruang tunggu dan kabur dengan mengendarai sepeda motor ke arah Surabaya dengan kondisi telanjang. 

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengatakan, reka ulang dilakukan dengan 30 adengan. Proses itu dilakukan untuk melengkapi berkas persidangan di pengadilan. 

"Rekonstruksi ini bertujuan untuk memnberikan deskripsi tindak pembunuhan tersebut. Selain itu untuk melakukan pengujian secara material keterangan tersangka maupun saksi2 yang berada di TKP," katanya. 

Deddy mengatakan, berdasarkan keterangan sementara, motif pembunuhan dilakukan karena pelaku tidak bisa membayar jasa layanan pijat plus sebesar Rp300.000. "Karena tidak bisa membayar, pelaku menusuk korban hingga tewas," katanya. 

Atas kasus ini, pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan yang menyebabkan korban luka berat dengan ancaman hukuman mati

Diketahui, seoarang terapis tewas dibunuh pelanggan di Rumah Pijat, Desa Mlirip Mojokerto. Usai menghabisi korban, pelaku kabur dengan kondisi telanjang. Namun, beberapa minggu berselang, pelaku berhasil ditangkap.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mozza yang Hilang Setahun Ternyata Dibunuh, Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Jangli

3 hari lalu

Bocah SD di Pasaman Tewas Diduga Dicekik Tetangga, Berawal dari Hal Ini

4 hari lalu

Fakta Baru Anak Bunuh Ibu di Bojonegoro, Motif Frustrasi hingga Rasa Iba Terungkap

4 hari lalu

Kasus Mayat Perempuan Dibakar di Demak, Keluarga Minta Pembunuhnya Dihukum Berat

4 hari lalu

Misteri Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Terungkap, Pembunuh Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal