Perkosa 6 Anak, Tokoh Agama di Blitar Ini Terancam Hukuman Kebiri Kimia 

Solichan Arif
Muhyidin, tokoh agama Blitar yang tega memperkosa anak di bawah umur dibawa petugas ke tahanan, Senin (29/3/2021). (Foto: iNews.id/Roby Ridwan).

BLITAR, iNews.id - Tokoh agama di Blitar, Muhyidin (60), warga Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, terancam hukuman kebiri kimia. Hukuman itu bisa diberikan atas perbuatan bejatnya memperkosa enam anak di bawah umur. 

Kemungkinan hukuman kebiri kimia itu disampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan. Dia menyebut penyidik tengah mencari unsur yang kimia. "Kalau memang memenuhi unsur (kebiri kimia) akan kita persangkakan," katanya, Selasa (30/3/2021). 

Pemerintah RI memberlakukan hukuman kebiri kimia sejak Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020. Salah satu unsur seseorang bisa dihukum kebiri kimia yakni dipidana melakukan persetubuhan dengan anak. 

Kasus tersebut juga persis yang dialami Muhyidin. Pelaku sudah berusia dewasa dan jumlah korbannya lebih dari satu orang. Sementara, korban dari Muhyidin saat ini ada enam anak dengan usia terkecil 9 tahun dan terbesar 12 tahun. 

Aksi bejat ini dilakukan pelaku sejak 2017 lalu dan berlanjut hingga Februari 2021. Karena itu, polisi menduga masih ada anak-anak lain yang juga menjadi korbannya. "Nanti kami lihat, apakah memenuhi pasal tersebut (kebiri kimia)," kata Yudhi. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

15 hari lalu

Kronologi Balita 3 Tahun di Karawang Dianiaya 2 Bocah, Alat Kelamin Digunting

19 hari lalu

Guru Ngaji di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Bocah Laki-Laki dan Perempuan

24 hari lalu

Tokoh Agama di Bondowoso Laporkan 3 Akun TikTok Diduga Buat Konten SARA

3 bulan lalu

Bejat! Kakek di Gowa Perkosa Keponakan Disabilitas hingga Hamil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal