Pilwali Surabaya, Pengamat: Masih Dibutuhkan Figur Perempuan Seperti Risma

Ihya Ulumuddin
Sekretaris DPD LPPP Siti Nafisiah dalam diskusi online bertajuk ‘Pasca Risma, Surabaya Masih Butuh Sentuhan Perempuan?’, Minggu (9/8/2020).(foto: istimewa)

“Jatim nomor satu se-Indonesia. Ini artinya apa? Ya masyarakat Jatim maupun Surabaya menerima perempaun sebagai pemimpin,” kata kepala Divisi Penelitian LP3ES 2005-2007 tersebut.

Hal sama ditegaskan Sekretaris DPD Lingkaran Pendamping Program Pemberdayaan (LPPP) Surabaya, Siti Nafsiyah. Menurutnya, figur perempuan masih dibutuhkan untuk memimpin Surabaya.

Apalagi, selama dua periode, Risma tak hanya membawa kemajuan bagi Surabaya, tapi juga dicintai warganya. “Itu realitas yang tak bisa dipungkiri, karena Bu Risma bisa melayani dan mengayomi warganya,” katanya.

Menurut Agung, kombinasi yang ideal yakni keterwakilan dari nasionalis-agamais. Sebab, secara geografis Surabaya tidak bisa dilepaskan dari belahan sosial antara kultur nasionalis dan agamais.

“PDIP, misalnya, bisa saja mencalonkan perempuan sebagai wali kota. Namun, kalau tidak, perlulah perempuan yang diusung menjadi wakil wali kota,” ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Tabung Gas 12 Kg Meledak di Surabaya, 2 Lansia Luka dan 4 Rumah Rusak

11 hari lalu

11 Orang Ditangkap saat Demo 2 Tahun Prabowo di Grahadi, Diduga Hendak Rusuh!

12 hari lalu

Mitsubishi Pajero Terbakar Hebat di Perumahan Surabaya, Api Nyaris Jalar ke Rumah Warga

19 hari lalu

Kecelakaan Maut di Surabaya, Pemotor Scoopy Tewas Terlindas Truk

20 hari lalu

Penggerebekan Kampung Narkoba di Surabaya, Polda Jatim Tangkap 19 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal