Santri di Malang Lapor Polisi, Mengaku Dianiaya Pengasuh Ponpes

Avirista Midaada
Ilustrasi santri melapor ke polisi mengaku dianiaya pengasuh di Malang, Jawa Timur. (Foto: Ist)

"Pelaku menganiaya korban dengan memukuli wajah, pundak dan juga menendang korban," ujar Erlehana.

Penganiayaan ini disebut lantaran korban melanggar aturan ponpes keluar lingkungan pondok pada malam hari tanpa pamit. Saat itu korban diduga membeli air galon ke luar area ponpes.

"Sesuai dalam laporan, korban keluar pondok malam hari untuk membeli air galon dengan menggunakan motor. Diduga itu menyebabkan korban dianiaya pengasuh atau pengajar di pondok pesantren itu," katanya.

Meski demikian, Unit PPA Satreskrim Polres Malang masih akan melakukan pendalaman terkait kasus penganiayaan ini.

"Kami akan mendalami karena ini masih masih laporan awal. Visum sudah mintakan tinggal menunggu hasilnya. Kami sudah jadwalkan untuk pemeriksaan orang tua, terlapor dan saksi-saksi yang mengetahui kejadian itu," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

5 hari lalu

Puluhan Santri Keracunan usai Santap Nasi Bungkus dari Pemkab Deliserdang

12 hari lalu

Wapres Sowan ke Pesantren Dalwa Pasuruan, Tokoh NU Tekankan Peran Santri dalam Pembangunan

12 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Malang Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya

14 hari lalu

Kasus Dokter Spesialis Aniaya Perawat di Cirebon Naik Penyidikan, 5 Orang Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal