Sound Horeg Makan Korban, MUI Jatim Ingatkan Kembali Fatwa yang Telah Dikeluarkan

Hari Tambayong
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (MUI Jatim), M. Hasan Ubaidillah. (Foto: Hari Tambayong).

Dia juga menyarankan agar penyelenggara acara lebih bijak dan memilih bentuk hiburan yang mendidik serta tidak merusak kenyamanan sosial.

Terkait perubahan nama dari sound horeg menjadi Sound Karnaval Indonesia, MUI menilai bahwa perubahan istilah harus diikuti dengan perubahan substansi. Jangan hanya berganti nama, tapi tetap menyajikan konten yang sama mengganggunya.

Menurutnya, tren ini bukan hanya soal volume suara, tapi juga soal etika dan dampak jangka panjang bagi masyarakat. "Pedoman yang telah dikeluarkan melalui fatwa MUI itu benar-benar diperhatikan oleh masyarakat," ucapnya. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Ibu Muda di Lumajang Meninggal saat Nonton Sound Horeg!

57 tahun lalu

Khofifah Bentuk Tim Khusus Atur Regulasi Sound Horeg, Libatkan MUI dan Polda Jatim

57 tahun lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

57 tahun lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

57 tahun lalu

Gara-Gara Sound Horeg, Ratusan Tawon Vespa Mengamuk Serang Hajatan di Lampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal