Diberitakan sebelumnya kawasan dermaga Telaga Ngebel sempat disulap menjadi panggung seni budaya melalui pertunjukan sendratari Mystical of Telaga Ngebel bertajuk “Larung Rasa Sang Lelana”.
Pementasan tersebut menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Pengunjung memadati tepian telaga sejak menjelang acara dimulai. Suasana kawasan wisata malam itu terlihat lebih ramai dibandingkan hari biasa.
Perpaduan tata cahaya, gerak tari, musik, serta udara sejuk khas pegunungan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Sendratari tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga mengajak penonton menyelami perjalanan batin seorang lelana melalui gerak, ekspresi, dan suasana alam Telaga Ngebel.
Melalui pementasan seni rutin dan penataan kawasan, Pemkab Ponorogo berharap Telaga Ngebel semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik dikunjungi, termasuk pada malam hari.