Viral Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, Wagub Jatim Buka Suara

iNews TV
Wagub Jatim Emil Dardak buka suara soal bayi 24 hari yang meninggal dunia diduga usai disuapi telur mentah. (Foto: Dok.iNews)

SURABAYA, iNews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang bayi berusia 24 hari berinisial A (Alena) yang diduga usai diberi asupan telur mentah oleh sang nenek. 

Bayi Alena dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Menanggapi isu yang berkembang luas tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang merespons dan mengawal kasus ini memberikan klarifikasi.

Emil Dardak menjelaskan, sebelum dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya, kondisi bayi Alena sudah dalam keadaan kritis pascamenjalani tindakan operasi di rumah sakit lain. 

Karena kondisinya yang terus memburuk, pasien kemudian dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan yang lebih komprehensif. 

Wagub Jatim juga membantah tuduhan bahwa dirinya melakukan intervensi politis agar bayi Alena bisa mendapatkan ruang perawatan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) di RSUD dr. Soetomo. 

"Bayi A sudah mendapatkan penanganan medis resmi dari tim dokter RSUD dr. Soetomo sebelum saya merespons utas viral di media sosial. Berdasarkan laporan medis yang diterima, pasien meninggal dunia akibat infeksi saluran pencernaan," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Senin (12/10/2026).

Kisah pilu bayi berusia 24 hari ini pertama kali mencuat dan viral setelah ibu dan bibi korban mengunggah utas kronologi di media sosial hingga memicu keprihatinan puluhan ribu warganet.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
42 menit lalu

Demam pada Bayi Baru Lahir Tak Boleh Disepelekan, Harus Ditangani Dokter!

2 jam lalu

Telur Mentah Tidak Terbukti Bisa Turunkan Demam pada Bayi, Jangan Pernah Dicoba!

7 hari lalu

Kabar Duka, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Muga Meninggal Dunia Diduga Serangan Jantung

10 hari lalu

Kronologi Bocah SD di Pemalang Tewas Diduga Di-bully Kakak Kelas

20 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal