Viral Pemuda Ponorogo Gendong Sapi Sekarat Sambil Menangis: Jembar Kuburmu Yo 

Ahmad Subekhi
Tangkapan layar saat pemuda Ponorogo menggendong anak sapi yang sekarat. (Foto: iNews.id/Ahmad Subekhi).

Salah seorang warga Marsudi Wibowo mengatakan, sejak wabah melanda sebulan silam, hampir semua sapi sakit dan ratusan sapi mati. Penghasilan warga pun berkurang drastis karena tidak bisa menjual susu. Sementara, warga masih diwajibkan membayar angsuran karena semua peternak membeli sapi dengan modal pinjaman. 

Dwi menjelaskan, di saat tak ada penghasilan, peternak masih harus menanggung cicilan. Hal itulah yang menjadi persoalan besar. 

"Kami semua resah. Apalagi, sejak sebilan wabah melanda, belum ada pengobatan mujarab yang bisa menyembuhkan PMK. Hampir setiap hari ada sapi yang mati," ujarnya. 

Diketahui, hingga saat ini jumlah sapi terpapar PMK di Ponorogo terus bertambah. Hingga tanggal 23 juni, tercatatsebanyak 7.130 ekor sapi terpapar. Sapi mati dan disembelih paksa sebanyak 500 ekor. Sebagian sudah tertangani oleh dokter hewan dan sebagian belum tertangani. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

57 tahun lalu

Viral! Perempuan Penjaga Loket di Terminal Bangkalan Dipukul Preman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal