Viral Penyekatan di Suramadu Disebut Diskriminasi, Tokoh Madura Datangi Balai Kota Surabaya

Aan Haryono
Para tokoh dan ormas Madura mendatangi Balai Kota Surabaya untuk audiensi terkait penanganan Covid-19. (Foto: SINDOnews/Aan Haryono

Menurut dia, salah satu ormas menilai bahwa kebijakan penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya ini merupakan bentuk diskriminasi kebijakan. Namun, setelah diberikan pemahaman, akhirnya mereka menyadari kebijakan tersebut bukanlah sebuah diskriminasi.

"Setelah kami berikan pemahaman, kami terangkan semuanya, ternyata mereka menyadari ini bukan sebuah diskriminasi, tapi memang sebuah upaya untuk memutus mata rantai dan mereka memahami. Karena kan tidak bisa keluar dari 3T, Testing, Tracing dan Treatment," ujarnya.

Hasil dari audiensi ini, katanya, seluruh ormas dan tokoh Madura yang hadir menyatakan sepakat untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Terlebih, mereka juga siap membantu petugas di penyekatan dan menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Mereka sepakat akan membantu untuk pelaksanaan penyekatan ini, karena semata-mata juga untuk memutus mata rantai dan juga memberikan perlindungan kepada warga Madura sendiri," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
9 hari lalu

Truk Pasir Terguling di Jembatan Suramadu usai Pecah Ban, Lalin Arah Surabaya Macet

12 hari lalu

7 Bulan Jadi Pengedar Sabu, Pemuda asal Sampang Madura Ditangkap di Surabaya

19 hari lalu

Rampung Jalani Proses Hukum, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

30 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan Libatkan Mobil Maung di Suramadu, Dipicu Bus Peziarah

1 bulan lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal