Kerja Tak Digaji, 2 PMI Tinggalkan Malaysia Jalan Kaki Lewat Jalur Tikus Perbatasan

Antara
Satgas Pamtas Yonarmed 10/Brajamusti menyerahkan dua PMI yang pulang jalan kaki lewat jalur tikus perbatasan RI-Malaysia di Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat ke Kantor Imigrasi Putussibau. (Foto: Imigrasi Putussibau)

PONTIANAK, iNews.id - Dua pekerja migran Indonesia (PMI) kembali ke Indonesia dengan berjalan kaki melalui jalur tikus perbatasan RI-Malaysia di Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Keduanya memilih meninggalkan Malaysia karena tak digaji oleh majikan.

Kedua PMI laki-laki itu adalah warga NTT dan NTB yang sudah satu tahun bekerja di perkebunan sawit Malaysia. 

Ketika melintas di jalur tikus dalam hutan di wilayah Badau, mereka terlihat oleh anggota Satgas Pamtas Yonarmed 10/Brajamusti.

Setelah diperiksa, keduanya hanya membawa KTP dan tidak bisa menunjukkan dokumen resmi keimigrasian. Keduanya lalu diserahkan ke petugas imigrasi di Nanga Badau.

"Dua orang itu mengaku tidak mendapatkan gaji yang sesuai saat bekerja di perusahaan sawit di Malaysia. Akhirnya keduanya memutuskan untuk pulang ke Indonesia lewat hutan," kata petugas Imigrasi Nanga Badau, Okie Zulfiansyah, Senin (3/7/2023).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

5 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

7 hari lalu

Perkuat Sinergi Indonesia–Malaysia, Menteri Imipas Tinjau 46 PMI di DTI Semenyih

7 hari lalu

Menteri Imipas Pastikan Percepatan Pemulangan 46 PMI Bermasalah dari Malaysia

8 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal