Ribuan Telur Penyu Selundupan di Kalbar Dimusnahkan, Kondisi Rusak Tak Bisa Dikembangbiakkan

Uun Yuniar
Dit Polair Polda Kalbar memusnahkan 9.310 butir telur penyu barang bukti kasus penyelundupan, Kamis (23/7/2020). (iNews.id/Uun Yuniar)

PONTIANAK, iNews.id - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) memusnahkan 9.310 butir telur penyu yang merupakan barang bukti kasus penyelundupan. Pemusnahan tersebut dilakukan lantaran telur penyu dalam keadaan rusak dan tidak memungkinkan untuk dikembangbiakkan.

"Pemusnahan telur penyu ini dilaksanakan dengan cara ditanam di markas Direktorat Polair Polda Kalbar,," kata Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Polair Polda Kalbar Kompol Muhammad Husni Ramli, di Pontianak, Kamis (23/7/2020).

Dia menerangkan, ribuan butir telur penyu itu berasal dari Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau yang diselundupkan seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Sabuk Nusantara 80 inisial BY yang diamankan oleh Direktorat Polda Kalbar beberapa waktu lalu.

Ribuan telur penyu itu dimusnahkan karena berdasarkan penilaian dari petugas konservasi, telur tersebut sudah tidak bisa dikembangbiakkan lagi lantaran kondisinya sudah rusak.

Menurutnya, pemusnahan ini juga dilakukan karena kasus ini akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pontianak karena berkas perkara sudah lengkap.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
10 hari lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

1 bulan lalu

300 Brimob dari Kaltim dan Bali Dikirim ke Kalbar, Dikerahkan Hadapi Karhutla

1 bulan lalu

Polda Kalbar Bongkar 10 Tambang Emas Ilegal, 13 Tersangka Ditangkap Salah Satu Oknum Dewan

2 bulan lalu

Waspada Karhutla! 1.483 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Barat

3 bulan lalu

Kasus Oli Palsu di Kalbar Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Segera Diadili

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal