Dua Desa di Kotim Diusulkan Jadi Desa Percontohan Antikorupsi ke KPK

Antara
Ilustrasi desa antikorupsi (Antara)

Multazam meyakinkan bahwa pengelolaan website desa tidak rumit. Bahkan, biayanya sangat murah yaitu hanya Rp55.500 per tahun untuk pengelolaan domain.

Dia optimistis program ini akan berjalan sesuai harapan. Hasil pertemuan, rata-rata sekretaris desa di daerah ini berusia muda dan paham dengan digitalisasi sehingga bisa dengan cepat memahami dan menguasai pengoperasian website desa.

"Dalam satu atau dua hari saja mereka sudah paham. Saat ini mereka mungkin melaporkan ke kepala desa masing-masing terkait program ini. Untuk teknis, nanti kami siap turun membantu pelatihan kepada mereka," ujarnya. 

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kejar PAD Rp1 Miliar, Anggota DPRD Kotim Hendra Sia Dorong Penguatan Laboratorium

5 hari lalu

Padamkan Bara Api di Gambut, Satgas Karhutla Kotim Gunakan Metode Suntik Air

8 hari lalu

Warga Sampit Keluhkan Kabut Asap Karhutla Berkepanjangan, Sesak Napas dan Mata Perih

9 hari lalu

Karhutla Kembali Menyala di Sampit, Asap Tebal Ganggu Aktivitas Warga

10 hari lalu

Benda Misterius Ditemukan di Kotim, Warga Sempat Dengar Dentuman Keras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal