Sementara itu, Lurah Mentawa Baru Hilir, Putri Noorgeulis Fimaulyah, menjelaskan rumah aman asap tersebut telah beroperasi sejak Agustus. Fasilitas ini menyediakan sejumlah layanan untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.
Salah satu layanan yang tersedia adalah nebulizer, alat medis yang mengubah obat cair menjadi kabut halus atau aerosol agar dapat dihirup langsung ke saluran pernapasan.
"Sejak Agustus sampai Oktober ini banyak pengguna rumah aman asap ini, baik balita maupun anak-anak," katanya.
Keberadaan rumah aman asap diharapkan dapat membantu warga menghadapi dampak karhutla, khususnya kelompok rentan seperti balita, anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.
Warga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara gratis untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan saat kabut asap menyelimuti wilayah Sampit.
Kabut asap karhutla di Sampit, Kotawaringin Timur, berdampak pada kesehatan warga. Rumah aman asap menyediakan layanan gratis bagi anak-anak dan kelompok rentan.