Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat hingga 29 September

iNews
Kabut asap menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: iNews).

Untuk memperkuat penanganan karhutla, Pemprov Kalteng juga menyiapkan armada udara untuk mendukung operasi di lapangan. Armada tersebut mencakup satu helikopter patroli, lima helikopter untuk operasi pemboman air atau water bombing, serta satu helikopter untuk mendukung operasi UMC.

"Tanggap darurat selama satu bulan, sejak hari ini 31 Agustus sampai dengan 29 September," ujar Agustiar Sabran.

Pemprov Kalteng juga memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat. Aparatur sipil negara (ASN) turut dilibatkan untuk membantu tim penanganan karhutla di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman dan penanganan karhutla, sekaligus menekan dampak kebakaran serta kabut asap terhadap masyarakat.

Dengan status tanggap darurat yang telah ditetapkan, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk mengendalikan karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
8 jam lalu

Karhutla Ancam Bandara Haji Asan Sampit, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

19 jam lalu

Dikepung Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Rute Jakarta dan Balikpapan ke Tarakan Dialihkan

20 jam lalu

Kabut Asap Karhutla Kepung Tarakan, 2 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Juwata

21 jam lalu

Warga Banjar Rugi Puluhan Juta Imbas Helikopter Angkut Air dari Kolam Pemancingan

21 jam lalu

Polda Kalsel Uji Cairan Khusus untuk Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal