Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat hingga 29 September

iNews
Kabut asap menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: iNews).

PALANGKA RAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan status tanggap darurat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026 selama satu bulan. Keputusan ini diambil setelah karhutla meluas di sejumlah wilayah dan kabut asap menyebabkan kualitas udara di Palangka Raya berada pada kategori tidak sehat.

Status tanggap darurat mulai berlaku Senin (31/8/2026) hingga 29 September 2026. Berdasarkan analisis citra satelit Sistem Monitoring Hutan dan Lahan (Sipongi) Kementerian Kehutanan, luas hutan dan lahan yang terbakar di Kalteng sepanjang 2026 mencapai 7.634,46 hektare.

Karhutla yang terus terjadi juga berdampak terhadap kualitas udara. Kabut asap menyelimuti Palangka Raya dan membuat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada level tidak sehat.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Provinsi Kalteng mengatakan, penetapan status tanggap darurat dilakukan setelah mempertimbangkan sejumlah kondisi di lapangan.

Salah satu pertimbangan utama, yaitu memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Selain itu, sejumlah kabupaten di Kalteng sebelumnya telah lebih dahulu menetapkan status tanggap darurat karhutla.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
14 jam lalu

Karhutla Ancam Bandara Haji Asan Sampit, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

1 hari lalu

Dikepung Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Rute Jakarta dan Balikpapan ke Tarakan Dialihkan

1 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Kepung Tarakan, 2 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Juwata

1 hari lalu

Warga Banjar Rugi Puluhan Juta Imbas Helikopter Angkut Air dari Kolam Pemancingan

1 hari lalu

Polda Kalsel Uji Cairan Khusus untuk Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal