Kualitas Udara di Sampit Kategori Berbahaya Dampak Karhutla, ISPU Tembus 1.142 Terburuk di Indonesia

iNews TV
Kualitas udara di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masuk kategori berbahaya dengan ISPU mencapai 1.142 akibat asap karhutla. (Foto: iNews TV/NORMANSYAH)

SAMPIT, iNews.idKualitas udara di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memburuk akibat kepungan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data terbaru Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sampit mencatat angka tertinggi di Indonesia dengan indeks mencapai 1.142.

Angka tersebut masuk kategori berbahaya karena berada jauh di atas ambang batas kategori berbahaya, yakni indeks di atas 300.

Data pemantauan ISPU Net milik KLHK menunjukkan kondisi udara Sampit berada pada level hitam. Tingginya pencemaran didominasi oleh partikel debu halus dan kasar, yakni PM10 dan PM2,5, yang berasal dari asap kebakaran lahan.

Berdasarkan pemantauan kualitas udara, konsentrasi PM10 di Sampit tercatat mencapai 1.142, sementara PM2,5 berada di angka 661. Kedua jenis partikel tersebut merupakan polutan berbahaya yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga bronkitis.

Kondisi udara buruk ini terjadi akibat aktivitas karhutla yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kota Sampit dan sekitarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 jam lalu

Momen Wapres Gibran Malam-Malam Tinjau Karhutla di Kubu Raya Kalbar

3 jam lalu

Gibran Minta Jam Belajar Siswa Disesuaikan usai Asap Karhutla Ganggu Sekolah: Paling Penting Anak-Anak Sehat

5 jam lalu

Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan, 350 Pasukan Jepang dan 3 Heli Jumbo Chinook Tiba

8 jam lalu

El Nino Bertahan hingga 2027, BMKG Ungkap 7 Wilayah Paling Rawan Karhutla

1 hari lalu

Wapres Gibran Tinjau Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla Palangka Raya, Siswa Tetap Belajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal