Anggota TNI di IKN Nusantara Bantu Tangani Pencegahan Stunting, Ini Kata Dandim

Antara
Dandim 0913 Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Letnan Kolonel Infantri Arfan Affandi. (Foto : ANTARA/Bagus Purwa)

"Pencegahan kekerdilan anak tugas bersama dan kampanye percepatan penurunan stunting merupakan kegiatan operasi selain perang," katanya.

Penurunan kasus kekerdilan anak penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan. Dia mengimbau keluarga memenuhi kebutuhan gizi dan kualitas makanan dengan baik bagi anggotanya.

Stunting disebabkan pola asuh saat anak masih dalam kandungan. Orang tua harus memiliki pemahaman pola hidup sehat dan memenuhi nutrisi anak sejak dalam kandungan secara memadai.

"Jajaran kami telah lakukan sosialisasi pencegahan kekerdilan anak dari rumah ke rumah," kata Arfan Affandi.

Kekerdilan anak di daerah berjuluk Benuo Taka itu sampai akhir 2022 tercatat 897 kasus yang tersebar di empat kecamatan. Sementara stunting paling tinggi di Kecamatan Sepaku 378 orang.

Kecamatan Sepaku menjadi perhatian khusus untuk penanganan kekerdilan anak. Apalagi wilayah tersebut menjadi kawasan inti IKN Nusantara sehingga harus menghadirkan generasi yang kuat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 hari lalu

Tak Tahu Balas Budi, Pria di Kukar Coba Perkosa Wanita yang Beri Tumpangan dan Makan

14 hari lalu

Mahakam Ulu Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Harga Sembako Melonjak 

14 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

17 hari lalu

Bocah 8 Tahun di Kukar Hilang Terseret Arus Sungai Belayan, Ditemukan Meninggal

1 bulan lalu

KM Prince Soya Terbakar di Pelabuhan Samarinda, Api Muncul dari Dek Kapal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal