Buntut Penganiayaan Alumni IPDN, Kepala BKD Lampung Diminta Klarifikasi ke Kemendagri

Ira Widyanti
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari.(Foto: Ira Widyanti)

Meiry juga membantah isu tentang kontingen dan pembinaan terhadap para alumni IPDN di kantornya. Dia meminta untuk menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

"Kontingen-kontingen sepertinya tidak ada. Itu hanya sebutan-sebutan dari kebiasaan. Kalau menjadi pemicu belum tahu karena masih dalam pemeriksaan, motifnya seperti apa. Karena sudah dalam ranah hukum tentunya kita tunggu saja apa hasil pemeriksaan ranah hukum," ungkapnya.

Meiry mengungkapkan, Deny Rolind Zabara, yang diduga melakukan penganiayaan, telah menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Mutasi dan Pemberhentian Pegawai di BKD Lampung sejak tahun 2021.

Namun sejak tersandung kasus dugaan penganiayaan ini dia telah dibebastugaskan.

"Dia jadi kabid sudah sejak tahun 2021 lalu. Sebelumnya bertugas di BKD juga sebagai Kasi (Kepala Seksi) fungsional. Sekarang beliau masih dalam pemeriksaan. Jadi supaya fokus pemeriksaan dulu makanya kita bebas tugaskan," kata Meiry.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bocah 12 Tahun di Makassar Dianiaya Remaja Tetangga, Tubuh Disayat Pisau Cutter

8 hari lalu

Kesal Istri TKW Tak Kirim Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

10 hari lalu

Penyekapan dan Penganiayaan Maut di Sumedang Dipicu Persoalan STNK dan Uang Rental Mobil

10 hari lalu

Penyekapan dan Penganiayaan Berujung Maut di Sumedang, 8 Orang Ditangkap

10 hari lalu

Terungkap setelah 2 Tahun, Ini Motif Sopir Travel Diduga Bunuh Mita dan Buang Jasad ke Jurang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal