Duh, 4.000 Kotak Amal di Lampung Diduga untuk Penggalangan Dana Teroris

Andres Afandi
Kotak amal yang berada di mini market daerah Lampung (Andres Afandi/iNews)

LAMPUNG, iNews.id - Sebanyak 4.000 kotak amal yang beredar di wilayah Provinsi Lampung diduga bagian dari penggalangan dana untuk jaringan kelompok radikal dan teroris di Indonesia. Kotak amal itu tersebar di berbagai mini market, tempat makan hingga tempat ibadah di Lampung.

Hal ini diketahui setelah Divisi Humas Mabes Polri beserta Ditjen Kesbangpol, merilis hasil pemetaan terhadap 13.000 kotak amal yang beredar di sejumlah provinsi di Indonesia.

"Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, ada 4.000 kotak amal yang beredar di sejumlah lokasi publik seperti minimarket, rumah makan hingga lokasi tempat ibadah," kata Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung, Muhammad Firsada, Jumat (11/12/2020).

Firsada menambahkan, dari informasi, dugaan penggalangan dana bagi jaringan kelompok radikal melalui media kotak amal ini, merupakan startegi yang dilakukan kelompok radikal sebagai bentuk sumbangan dana untuk pembiayaan seperti pelatihan fisik dan persenjataan. 

Selanjutnya juga untuk fasilitas bagi para buronan teroris serta akomodasi berpergian ke negara Islam yang masuk dalam kategori basis keras.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
14 hari lalu

Bakar Istri karena Cemburu, Suami di Metro Lampung Jadi Tersangka

24 hari lalu

Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah, Diduga Dibunuh

24 hari lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ternate, Langsung Dibawa ke Jakarta

25 hari lalu

Densus 88 Tangkap Pemuda di Solo Diduga terkait Terorisme, Keluarga Minta Penjelasan

30 hari lalu

Gempa Guncang Pesisir Barat Lampung Hari Ini, Cek Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal