KDRT Berujung Maut Bisa Dicegah dengan Kepedulian Tetangga, Begini Saran Kriminolog

Bima Setiyadi
Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga (iNews.id)

JAKARTA, iNews.id- Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang berujung pada penghilangan nyawa masih saja kerap terjadi. Mereka yang tega melakukannya bisa karena memang sudah berencana atau terjadi secara spontan.

Kriminologi Universitas Budi Luhur Chazizah Gusnita mengatakan, penghilangan nyawa seseorang dalam kasus KDRT itu bersifat kasuistik. Hal itu tergantung dari faktor pemicunya. Khusunya komunikasi yang tidak lancar dan emosi yang berkepanjangan.

Chazizah mencontohkan. pasangan suami istri (pasutri) yang komunikasinya tidak lancar, terbelit ekonomi ataupun lain sebagainya hingga suatu saat mencapai titik emosi tertentu. Saat itu, mereka tidak ada rencana sekalipun untuk menghilangkan nyawa pasangannya, namun karena sudah mencapai titik emosi, akhirnya terjadi pembunuhan.

Kemudian, lanjut Chazizah, pasutri tersebut sudah sama-sama saling memiliki amarah yang besar akibat faktor pemicunya tak bisa terselesaikan. Akhirnya, salah satu dari pasangan merencanakan untuk menghilangkan nyawa pasangannya.

"Jadi sebenarnya komunikasi yang harus berjalan baik dalam sebuah hubungan. Pasutri yang setiap hari bersama saat pandemi seperti sekarang ini itu justru banyak persoalan yang memicu konflik. Nah, komunikasi harus berjalan baik," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 hari lalu

Penangkapan DPO Penyekap dan Aniaya Mantan Istri di Parigi, Polisi Lepaskan Tembakan

27 hari lalu

Tak Terima Diceraikan, Residivis KDRT di Palopo Sekap dan Lukai Mantan Istri Pakai Sajam

1 bulan lalu

Cekcok Berujung KDRT, Pria di Kampar Aniaya Istri Ditangkap Polisi

1 bulan lalu

Rekonstruksi Sate Beracun di Boyolali, Menantu Peragakan 40 Adegan saat Habisi Mertua

1 bulan lalu

Viral Istri Menangis Histeris usai Babak Belur Dianiaya Suami di Asahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal