Miris! 5.599 Anak di Lampung Utara Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi Keluarga

Jimi Irawan
Ilustrasi ribuan anak putus sekolah di Lampung Utara. (Foto: Freepik)

Dia menjelaskan, jumlah anak yang tidak sekolah pada jenjangnya masing masing yaitu kelompok usia 5-6 tahun (PAUD), usia 7-12 tahun (SD), usia 13-15 tahun (SMP) dan usia 16-18 tahun (SMA/SMK).

"Untuk tahun 2022, usia 7-12 tahun terbanyak berada di Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan dan Desa Lubuk Rukam Kecamatan Hulu Sungkai dengan masing masing 50 anak tidak sekolah. Untuk usia 13-15 tahun di Desa Semuli Raya, Kecamatan Abung Semuli ada 127 anak dan usia 16-18 terdapat di Desa Negara Ratu Kecamatan Sungkai Utara dengan 131 anak, " kata Sukatno.

Dampak dari faktor ekonomi harus dirasakan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang seharusnya belajar di sekolah meski pemerintah telah mencanangkan program sekolah gratis.

Seperti halnya dialami Tole warga Kelurahan Rejosari. Sehari-hari dia bekerja sebagai buruh serabutan. Dengan terpaksa dia harus memberhentikan anaknya dari sekolah yang telah duduk di kelas 2 SMP.

"Mau bagaimana lagi, karena faktor ekonomi dan tidak mampu membelikan peralatan sekolah," ujar Tole.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
14 hari lalu

Cairkan KUR Rp22,7 Juta, Perempuan di Lampung Utara Dibuntuti hingga Dicopet Terekam CCTV

14 hari lalu

Dugaan Penggelapan Fortuner Ketua KPU Lampung Utara Berujung Kejar-kejaran dengan Polisi

17 hari lalu

Polisi Bongkar Penimbunan Solar Subsidi di Lampung, Modus Modifikasi Truk Gunakan 5 Barcode

31 hari lalu

Cekcok Berujung Maut di Lampung Utara, Wanita Tewas Dianiaya Teman Pria

2 bulan lalu

Motif Faktor Ekonomi, ART Curi Emas dan Uang Majikan Rp184 Juta di Batam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal