Miris! 5.599 Anak di Lampung Utara Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi Keluarga

Jimi Irawan
Ilustrasi ribuan anak putus sekolah di Lampung Utara. (Foto: Freepik)

Hal sama diakui Muhammad Agung. Dia juga harus merasakan pahitnya kebutuhan ekonomi keluarga. Dia harus berhenti sekolah karena faktor ekonomi orang tuanya. 

"Tadinya saya sekolah kelas 1 SMK. Karena ekonomi, akhirnya putus tidak melanjutkan pendidikan," kata Agung. 

Dia berharap suatu saat nanti bisa melanjutkan sekolahnya kembali seperti teman-teman yang lainnya.

Terpisah Sekretaris Kabupaten Lampura Lekok mengaku sangat prihatin melihat banyaknya anak yang tidak sekolah maupun putus sekolah.

"Kami tidak akan main-main dalam melakukan pendataan jumlah anak yang tidak sekolah maupun putus sekolah," kata Lekok.

Lekok menegaskan, apabila usai dilakukan rapat akbar dan masih ditemukan desa dan kelurahan yang tidak mengirimkan data anak tidak sekolah maupun putus sekolah, maka akan diberikan sanksi tegas.

"Bagi desa atau kelurahan yang tidak melaksanakan kewajiban akan diberikan sanksi. Karena memberikan data adalah kewajiban yang harus mereka jalankan," ucapnya.  

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
14 hari lalu

Cairkan KUR Rp22,7 Juta, Perempuan di Lampung Utara Dibuntuti hingga Dicopet Terekam CCTV

14 hari lalu

Dugaan Penggelapan Fortuner Ketua KPU Lampung Utara Berujung Kejar-kejaran dengan Polisi

17 hari lalu

Polisi Bongkar Penimbunan Solar Subsidi di Lampung, Modus Modifikasi Truk Gunakan 5 Barcode

31 hari lalu

Cekcok Berujung Maut di Lampung Utara, Wanita Tewas Dianiaya Teman Pria

2 bulan lalu

Motif Faktor Ekonomi, ART Curi Emas dan Uang Majikan Rp184 Juta di Batam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal