Bulan Ramadan, Pedagang Anyaman Ketupat di Kota Ambon Ketiban Rezeki

Antara
Ilustrasi ketupat. (Foto: Istimewa)

Dia mengaku untuk tahun ini, bahan baku anyaman ketupat hanya bisa didapatkan di Desa Waiheru. Bahan baku pucuk daun kelapa ini tidak dapat lagi didatangkan dari Pulau Seram akibat jalur transportasi masih ditutup.

Akibatnya, membuat harga bahan baku anyaman ketupat ini sedikit bergerak naik. Jika pada situasi biasa, harga bahan baku anyaman ketupat Rp15.000 hingga Rp20.000/tumbak kelapa, kini mencapai Rp30.000.

“Satu tumbak kelapa bisa menghasilkan 60 hingga 65 buah ketupat," ujarnya.

Saking banyaknya permintaan, Rosmina mengaku mempekerjakan orang untuk menganyam. Perhitungannya 1.000 buah ketupat dibayar sebesar Rp250.000.

Sedangkan, penjual ketupat, Jubaida mengaku lebih suka membeli anyaman ketupat dari perajin, Hal ini karena terdapat selisih harga.

“Kalau perajin jual Rp6.000 per ikat. Selanjutnya biasa dijual kembali dengan harga Rp8.000 per ikat, jadi ada keuntungan Rp2.000,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
24 jam lalu

Analisis BMKG terkait Gempa M5,0 Guncang Tual Maluku

2 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 6,4 Guncang Tanimbar Maluku, Getaran Kuat Terasa hingga Sorong

19 hari lalu

Kabut Asap Selimuti Maluku, Angogota DPRD Welhelm Kurnala Minta Penanganan Karhutla Terpadu

28 hari lalu

Nasib Oknum Polisi Diduga Jambret Kalung Emas di Ambon, Diproses Pidana dan Etik

28 hari lalu

Oknum Polisi Diduga Jambret Kalung Emas Perempuan di Ambon, Kini Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal