Program Tak Terealisasi, Pemprov Maluku Dinilai Belum Maksimal Serap Anggaran

Antara
Ilustrasi anggaran. (Foto: Istimewa)

“Bila penyerapan anggaran tidak maksimal tentunya berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat dan angka kemiskinan penduduk juga bisa bertambah,” katanya.

Pada 2019, tercatat persentase penduduk miskin mencapai 17,65 persen. Meski pun terjadi penurunan dibanding tahun 2018 sebesar 17,85 persen, namun tidaklah signifikan.

Dia menambahkan, dimensi lain yang perlu diperhatikan untuk masalah kemiskinan yaitu tingkat kedalaman dan keterparahan. Selain memperkecil jumlah penduduk miskin, penanggulangan yang dilakukan pemda harus berimplikasi dalam mengurangi tingkat keparahan dan kedalaman kemiskinan.

Dia menambahkan, belanja pegawai masih didominasi dalam belanja daerah yang tertuang dalam APBD Tahun Anggaran 2019 serta diikuti belanja barang dan jasa maupun hibah.

"Belanja barang dan jasa mengindikasikan kalau tingkat efisiensi terhadap kebutuhan di lingkup pemprov masih sangat rendah. Strategi ini harus diubah pada tahun-tahun mendatang," kata Rostina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
8 hari lalu

Analisis BMKG terkait Gempa M5,0 Guncang Tual Maluku

9 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 6,4 Guncang Tanimbar Maluku, Getaran Kuat Terasa hingga Sorong

22 hari lalu

Rakornas di UKSW, Menko Muhaimin Minta Anggaran Kemiskinan Difokuskan untuk Pemberdayaan

26 hari lalu

Kabut Asap Selimuti Maluku, Angogota DPRD Welhelm Kurnala Minta Penanganan Karhutla Terpadu

3 bulan lalu

Gempa Hari Ini M5,1 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal