Guru Besar Unram Polisikan Biro Perjalanan Umrah, Mengaku Jadi Korban Penipuan

Antara
Arsip brosur promosi paket perjalanan umrah milik PT Mahisa Tour & Travel. (ANTARA/Dok/PT Mahisa Tour & Travel)

Dia juga sudah mencoba untuk menghubungi direktur perusahaan bernama Nanang Supriadi. Namun tidak juga mendapatkan tanggapan.

"Jadi dibuat bingung, ini ada apa. Bagaimana dengan nasib uang yang sudah disetorkan di awal," katanya.

Dia mengatakan, dalam setoran awal dari perjanjian untuk berangkat umrah tersebut, dia menyetor secara langsung ke kantor yang beralamat di Jalan Pejanggik, Kota Mataram.

Asikin mengatakan dia menyerahkan langsung ke pegawai perusahaan. Dia pun mendapat kwuitansi setoran yang menjadi bukti serah terima.

"Itu pada November 2022 lalu. Setoran awal itu Rp60 juta untuk 6 orang. Dijanjikan berangkat Februari 2023. Kata karyawannya, uang setoran langsung ditransfer ke rekening Nanang (Direktur PT Mahisa Tour & Travel)," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Guru Ngaji Gadungan di Boyolali Tipu Warga Rp105 Juta, Diganti Uang Mainan

5 hari lalu

Sembunyi, 3 Pelaku Penipuan Penggandaan Uang Rp1 Miliar Ditangkap di Hotel Pasuruan

5 hari lalu

Polres Lumajang Ungkap Penipuan Modus Penggandaan Uang, Korban Kehilangan Rp1 Miliar

6 hari lalu

Janjikan Loker di Pemkot Surabaya Minta Rp20 Juta, 2 Pegawai Non-ASN Dipecat

11 hari lalu

2 Oknum Polda Jambi Diduga Tipu Belasan Calon Bintara Polri, Korban Rugi Miliaran Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal