Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Tim iNews
Polres Lombok Tengah menetapkan dua tersangka dalam kasus kebakaran yang menyebabkan sejumlah santri terluka dan satu meninggal dunia di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW. (Foto: dok Polri)

Setelah sebagian bensin digunakan, sisa bahan bakar kemudian dibawa ke sebuah ruangan yang sudah tidak digunakan. Di ruangan tersebut, sejumlah santri berkumpul untuk membuat ketapel dengan cara memanaskan kayu agar lebih mudah dibentuk.

“Dari hasil penyidikan diketahui, saat proses tersebut berlangsung tersangka menuangkan bensin ke media yang sedang terbakar. Api kemudian menyambar sisa bensin di dalam botol hingga membesar dan sulit dikendalikan,” kata AKP Punguan.

Kobaran api yang membesar membuat para santri panik. Upaya pemadaman sempat dilakukan, namun api justru merambat ke sejumlah barang yang berada di dalam ruangan.

Sebagian santri berhasil menyelamatkan diri, sementara beberapa lainnya sempat terjebak sebelum akhirnya dievakuas seorang orang tua santri yang berada di lingkungan pondok.

Akibat kejadian tersebut, empat santri menjadi korban. Dua santri mengalami luka berat, satu santri mengalami luka ringan, sementara satu korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Dicegat Temui Densu di Jakarta

57 tahun lalu

Tragedi Santri Tewas Dibakar Senior di Lombok Tengah, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Bejat! Oknum Kiai Pengasuh Ponpes di Ponorogo Diduga Cabuli 13 Santri Laki-Laki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal