Keluarga Lukas Enembe Bawa Surat ke DPR Papua, Begini Isi Pengaduannya

Edy Siswanto
Keluarga saat memberikan surat permohonan terkait kasus Lukas Enembe ke DPR Papua. (Foto : iNews/Edy Siswanto)

Usai pertemuan, Diaz Gwijangge mengaku jika sampai saat ini masih ada unsur pemaksaan dan membangun narasi luar biasa terhadap Lukas Enembe dengan tujuah menjatuhkan mental. Apalagi Lukas Enembe bukan sekadar gubernur, tetapi juga kepala suku. 

"Ini pembunuhan karakter dan kami tidak terima sebagai keluarga. Beliau sebagai pengayom bagi orang Papua seluruhnya. Kami tidak terima itu, hak pribadinya harus dihargai," kata Diaz. 

Apalagi narasi yang disebarkan seolah-olah Lukas Enembe sakit dibuat-buat. Hal ini sangat tidak diterima keluarga. Padahal, negara tahu jika Lukas Enembe sudah sakit 3 tahun lalu. Bahkan sampai struk 4 kali. 

"Beliau dibilang mangkir dari panggilan KPK dengan alasan sakit. Itu bukan dibuat-buat, tapi nyata karena sekian tahun beliau memang sakit dan orang tahu itu," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPR Papua Yunus Wonda mengaku telah menerima aspirasi dari Koalisi Rakyat Papua for Lukas Enembe. Dia mengatakan akan ditindak lanjuti sesuai dengan mekanisme. Yang jelas, aspirasi ini sudah dibawa ke Jakarta dan diserahkan ke sejumlah pihak. 

"Hari ini kami terima aspirasi terkait dengan kesehatan Pak Gubernur Lukas Enembe. Kita bicara tentang kemanusiaan dan masyarakat semua berharap kenapa beliau mau diperiksa dalam kondisi yang tidak sehat," kata Yunus. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq dan 3 Minimarket

57 tahun lalu

Usut Korupsi Bupati Fadia Arafiq, KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pekalongan

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Motif Bupati Muara Enim Edison Suap BPK Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

Profil Biodata Bupati Muara Enim Edison yang Terjaring OTT KPK

57 tahun lalu

Kasus Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, 3 Tersangka Ditahan KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal