Kisah Pilu Operasi Kopassus di Papua, Banyak Prajurit Gugur karena Tenggelam dan Hilang di Hutan

Sindonews
Sucipto
Prajurit Kopassus di hutan. (Foto: Ilustrasi Istimewa)

Saat itu, Brigjen TNI (Purn) Aloysius Benedictus Mboi yang masih berpangkat Letnan Satu menceritakan bagaimana operasi itu digelar. Di hadapan pasukan Naga di Pulau Seram, Panglima Mandala Mayor Jenderal Soeharto ketika itu mengatakan penerjunan prajurit cukup berisiko.

"Sebentar lagi saudara-saudara akan berangkat untuk diterjunkan di daerah Merauke dalam rangka operasi merebut Irian Barat. Dua tim sebelum kalian sudah diterjunkan beberapa minggu lalu sampai hari ini tidak ada kontak dengan mereka," kaat Ben Mboi mengenang ucapan Soeharto kalau itu, dikutip dari buku biografi “Kepemimpinan Militer: Catatan dan Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto” 

Bahkan, dia blak-blakan mengatakan, kemungkinan prajurit yang akan diterjunkan tidak kembali lebih dari 50 persen. 

"Saya beri waktu tiga menit, kalau ada di antara kalian yang ragu-ragu, yang tidak mau berangkat silakan keluar barisan," katanya.

Tepat pukul 03.00 dini hari, 23 Juni 1962 sebanyak 213 prajurit Kopassus diterjunkan dari tiga pesawat C-130 Hercules di atas Merauke, Papua. Pilot TNI AU sudah berusaha terbang serendah mungkin agar saling berdekatan. Namun, tiba-tiba angin bertiup kencang sehingga para penerjun terpencar. Penerjunan memakai parasut statis jenis D1 buatan Rusia itu menjadi kacau.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

5 hari lalu

Daftar 6 Kodam dan Pangdam Baru yang Dilantik Prabowo, Ada 4 Jenderal Kopassus

22 hari lalu

Penangkapan Pentolan KKB di Keerom, 4 Orang dan Senpi Rakitan Turut Diamankan

10 bulan lalu

Meniti Peta Jalan Prabowo Wujudkan Swasembada Energi di Papua

31 hari lalu

Gempa Terkini M 4,9 Guncang Sarmi Papua, Cek Pusat Getarannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal