Penampakan Senjata Api dan Amunisi Ilegal Diduga Dipasok untuk KKB Papua

iNews TV
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengungkap dugaan jaringan peredaran senjata api dan amunisi ilegal yang diduga memasok KKB Papua. (Foto: iNews TV/Nathan Making)

JAYAPURA, iNews.id - Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengungkap jaringan peredaran senjata api ilegal Yalimo-Yahukimo yang diduga dipasok untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Dalam pengungkapan ini, seorang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial AG diduga berperan sebagai perantara dalam jaringan distribusi senjata api ilegal ditangkap

Penangkapan AG menjadi bagian dari pengembangan perkara yang sebelumnya menjerat tersangka SP beserta jaringan yang diduga berafiliasi dengan KKB Kodap Yaligem, Yalimo.

Tersangka AG telah ditetapkan sebagai DPO berdasarkan Daftar Pencarian Orang Nomor DPO/19/IV/2026/RES.1.17./Ditreskrimum tertanggal 15 April 2026.

Penangkapan AG dilakukan Tim Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2026 pada Selasa (7/7/2026). Petugas melakukan observasi dan penyelidikan di kawasan Koya menuju perbatasan Skouw, Kota Jayapura. Sekitar pukul 10.40 WIT, AG diamankan di depan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL), Kota Jayapura tanpa perlawanan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan secara berkelanjutan terhadap jaringan peredaran senjata api dan amunisi ilegal di Papua.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Senpi Ilegal Rp80 Juta Diduga Dibeli dari WNA untuk Jaringan KKB Papua

57 tahun lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

57 tahun lalu

Satgsa TNI Sita 47 Senjata Api dari OPM, 59 Anggota KKB Kembali ke NKRI

57 tahun lalu

Ibu Hamil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua Tengah

57 tahun lalu

Sepak Terjang M Mbalingga, Pimpinan KKB Baru Foto di Atas Pesawat AMA yang Dibakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal