Perdagangan Satwa Dilindungi di Papua Selatan, 11 Burung Kasturi Kepala Hitam Diamankan

Antara
Burung kasturi kepala hitam, spesies yang dilindungi diamankan dari perdagangan satwa liar di Papua Selayan. (ANTARA/BKSDA Papua FB/Andi J/aa)

JAKARTA, iNews.id - Tim operasi Balai Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Polres Merauke menangkap pelaku perdagangan satwa dilindungi di Papua Selatan. Dalam pengungkapan kasus ini, belasan burung kasturi kepala hitam yang merupakan spesies dilindungi berhasil diselamatkan petugas gabungan.

Kepala Balai Gakkum KLHK wilayah Maluku dan Papua Leonardo Gultom mengatakan, pelaku yang diamankan berinisial AR (23). Dia diamankan dengan barang bukti 11 ekor kasturi kepala hitam dalam keadaan hidup serta dua sangkar kotak di Jalan Poros LB Moerdani, Kampung Yasamulya, Kabupaten Marauke, Papua Selatan.

"Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus itu untuk mengungkap jaringan perdagangan satwa liar dilindungi," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/4/2023).

Hasil pemeriksaan awal, pelaku AR mengaku mendapatkan satwa liar dilindungi tersebut dari suaminya berinisial H (42) yang memperoleh satwa liar sebagai pembayaran utang atau pembelian sembako dari masyarakat asli wilayah Asgon, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.

Awalnya dia hanya menjual satwa liar dilindungi tersebut di kios depan rumahnya. Namun karena perputaran uang yang lambat, AR akhirnya mengiklankan satwa tersebut di Facebook dengan harga Rp500.000 hingga Rp550.000 per ekor.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
15 hari lalu

Tak Disangka, Tersangka Pembunuhan Bocah Disabilitas di Merauke Ternyata Sang Ayah Kandung

15 hari lalu

Kronologi Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Teman di Malang, Berawal dari Miras Berujung Cekcok

28 hari lalu

Polisi Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling di Pontianak, 2 Tersangka Ditangkap

2 bulan lalu

Tragedi di Hutan Pelalawan Riau, Bocah 12 Tahun Tewas Diserang Harimau Sumatra

2 bulan lalu

Kisah Gajah Sumatra Tua di Pelalawan, Hidup Soliter dan Tetap Bertahan di Alam Liar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal